JAKARTA, 27 Juni 2024. PT Perintis Triniti Properti Tbk (IDX:TRIN) mencatatkan marketing revenue sebesar Rp608,6 miliar hingga akhir bulan Mei 2024. Angka ini naik sebesar 79% (YoY) dibandingkan marketing revenue Perseroan pada periode yang sama tahun sebelumnya yakni sebesar Rp339,5 miliar. Dengan capaian tersebut, Triniti Land berhasil meraih 50,7% dari target marketing revenue tahun 2024.

Ishak Chandra, Presiden & CEO Triniti Land (PT Perintis Triniti Properti Tbk) mengatakan,”Melihat pencapaian Marketing Revenue s/d Mei 2024, kami perkirakan Penjualan Triniti Land sampai akhir tahun akan naik minimum 25%-30% dari Pencapaian tahun lalu. Kami berkeyakinan, Persero bisa mencapai Target Marketing Revenue sebesar Rp. 1.2 T untuk tahun 2024 ini.”

Sequoia Hills masih menjadi kontributor terbesar dari raihan marketing revenue yakni sebesar Rp313 miliar atau sebesar 51,4% melalui berbagai produknya yakni: The Leroy, Earthville dan Mono. Selain itu, proyek high rise Triniti land di Tangerang, Collins Boulevard menyumbangkan Rp231,8 miliar atau sebesar 38% dari Total marketing revenue Perseroan.

Proyek baru Triniti Land diperkirakan akan mulai berkontribusi terhadap marketing revenue Perseroan pada tahun ini seperti Holdwell Business Park melalui pengembangan Modern Business Park yang terintegrasi di Lampung dan pengembangan proyek TanoMori di Labuan Bajo yang merupakan Kawasan Pariwisata kelas dunia. Triniti Land juga tengah mempersiapkan berbagai cluster baru di proyek Sequoia Hills untuk memperkuat marketing revenue hingga akhir tahun nanti.

Jalankan Strategi Pertumbuhan

Triniti Land terus melanjutkan strategi pertumbuhan  untuk dapat mencapai target Perseroan ke depan. Tiga strategi pertumbuhan yang saat ini tengah dijalankan oleh Triniti Land diantaranya pertumbuhan berkelanjutan, pengembangan inovasi dan teknologi, serta pemanfaatan aset dan modal secara efisien.

Hal inilah yang mendorong Triniti Land untuk terus melakukan ekspansi ke daerah-daerah baru yang sesuai dengan keinginan pasar serta memperkuat kemitraan strategis. Selain itu Perseroan juga fokus untuk terus berinovasi dengan ide-ide baru dan terus mencari peluang kerja sama dengan pemilik lahan untuk menekan biaya dan pengeluaran kas di awal sehingga memperkecil risiko bisnis.