No image

FEBRUARY 07, 2020

TRINITI DINAMIK Rampungkan Konstruksi The SMITH


TANGERANG - Pasar properti yang menunjukkan tren membaik sejak kuartal III-2019 diprediksi akan terus berlanjut di 2020. Hal itu didukung situasi politik yang semakin kondusif pasca terbentuknya pemerintahan baru hasil Pilpres 2019, penurunan suku bunga acuan serta kebijakan pelonggaran aturan loan to value (LTV) dan finance to value (FTV) yang efektif berlaku mulai akhir 2019.

Presiden Direktur TRINITI DINAMIK, Samuel S. Huang mengungkapkan bahwa kebijakan baru LTV dan FTV tersebut semakin mempermudah masyarakat untuk memperoleh akses pembiayaan perumahan khususnya untuk rumah kedua dan seterusnya. Kebijakan ini terutama akan berdampak kepada segmen hunian menengah atas yang selama ini bergerak agak slow.

“Sinyal pulihnya ekonomi sudah terlihat sejak pertengahan tahun ini, sehingga kami melihat pasar properti di 2020 akan lebih baik setelah sempat tertahan di awal 2019 karena dinamika politik dan Pilpres. Tahun depan memberikan kesempatan yang tepat untuk masyarakat membeli properti, baik untuk dihuni, maupun sebagai sarana investasi,” kata Samuel kepada wartawan usai topping off The Smith, Alam Sutera, Tangerang, Kamis (12/12).

Seperti diketahui, Bank Indonesia kembali akan melonggarkan LTV untuk kredit properti sebanyak 5 persen. Sementara bagi properti berwawasan lingkungan akan diberikan tambahan keringanan rasio LTV FTV sebesar 5 persen. Relaksasi baik LTV maupun FTV yang mulai berlaku efektif pada akhir tahun ini, ungkap Samuel, diperkirakan akan berdampak positif pada 2020.

“Kami sangat bersyukur penjualan the SMITH sudah mencapai lebih dari 75%. Ini dikarenakan kami memilih konsep yang unik dengan market segmen yang jelas,” tambah Bong Chandra, founder Triniti Dinamik.

Presiden FIABCI (Federal Real Estat Internasional) Asia Pacific dan sekaligus Komisaris Alam Sutera, Soelaeman Soemawinata menyampaikan dengan kebijakkan pemerintah yang memangkas Birokrasi, akan mendorong investasi dari luar negeri. “Hal ini tentu membawa dampak yang sangat positif bagi sektor properti untuk berkembang lebih pesat lagi,” tambah Soelaeman.

Selain didorong kebijakan yang dibuat pemerintah, rampungnya sejumlah proyek infrastruktur maupun transportasi  serta stabilitas politik dan keamanan yang lebih baik setelah pelantikan kabinet baru juga diharapkan menjadi pemicu bergairahnya kembali industri properti di dalam negeri.

Di tengah harapan pasar yang membaik tersebut, Triniti Dinamik yang juga sukses membangun dan serah terima Springwood residence, telah menuntaskan pembangunan proyek The SMITH dengan melakukan pengecoran atap terakhir (Topping Off) yang berlangsung Kamis (12/11).

Triniti Dinamik merupakan member Triniti Land yang telah berhasil membangun sejumlah proyek di Alam Sutera, seperti Brooklyn, Yukata, Collins dan Marc Boulevard di Batam.

Profil proyek The Smith dan keunggulannya.

The SMITH merupakan bangunan Mix-Use, yang terdiri dari 7 lantai perkantoran, 5 lantai SOHO dan 14 lantai Residential. Konsep 3.0 diterapkan dengan tepat sehingga menarik peminat para pembeli. Pertama yaitu Status. Di lobby the SMITH akan disediakan Giant LED yang dapat menampilkan profil dari perusahaan perusahaan yang memiliki perkantoran di The SMITH. Ini memberikan Status yang Prestisius untuk para tenant tersebut. Kedua yaitu Professional. The SMITH menyediakan 1 lantai khusus untuk meeting room, conference room, reseptionis, lounge yang akan dikelola secara profesional oleh GoWork. Ketiga yaitu Komunitas. Dengan adanya co-working space dan satu lantai yang dikelola oleh GoWork, the Smith memberikan peluang untuk nerworking.

Kawasan Potensial

Kawasan Alam Sutera semakin berbenah diri sebagai pusat hunian dan pusat bisnis terkemuka di barat Jakarta. Sejumlah proyek apartemen menengah atas sedang dikembangkan di kawasan tersebut, termasuk The SMITH.

Kehadiran banyak sekolah dan kampus bertaraf internasional di Alam Sutera turut memacu kebutuhan hunian di wilayah ini. Selain puluhan ribu mahasiswa, para investor juga turut menjadi pasar potensial apartemen di kawasan ini.

Sejumlah kampus internasional di Alam Sutera antara lain Universitas Bina Nusantara (Binus) Binus-ASO School of Engineering yang bekerjasama dengan Jepang, Swiss-German University, dan Universitas Bunda Mulia.

Selain kampus sekolah, juga terdapat pusat kuliner yang selalu ramai, yaitu Flavor Bliss yang menyediakan berbagai ragam makanan khas Indonesia, Jepang, Korea dan Eropa. Di dalam kawasan Alam Sutera juga sudah ada rumah sakit taraf international, seperti Omni Hospital. Ada juga 2 mall besar, seperti Mall@alam sutera dan Living World. Terdapat juga sport centre, IKEA dan hotel Mercure yang selalu tinggi “occupancy rate”nya.

ARTIKEL LAINNYA

Triniti Land Siap Jual Proyek Properti Premiumnya

JANUARY 10, 2020

Triniti Land Siap Jual Proyek Properti Premiumnya

Baca lebih lanjut